Perubahan iklim berdampak global terhadap seluruh bumi. Berkurangnya hutan yang menjadi penyebab perubahan iklim pun berdampak kepada Orang Rimba. Mereka mengalami kelangkaan sumber pangan dan menjangkitnya penyakit yang tidak mampu ditangani secara tradisional. Penyakit demam berdarah, malaria, tuberculosis, dan pneumonia semakin jamak ditemui.
Penyakit ini ditenggarai salah satunya dipengerahi oleh perubahan iklim. Curah hujan dengan penyinaran matahari yang relatif panjang turut mempengaruhi maraknya demam berdarah, karena perindukan nyamuk Aedes Aegypti dan Anopheles sehingga nyamuk berkembangbiak lebih cepat dan lebih masif.
Dengan kondisi Orang Rimba yang tinggal tidak dalam rumah tertutup maka peluang untuk digigit nyamuk ini semakin terbuka dan pada akhirnya menimbulkan kerentanan pada suku ini. Untuk itu, sangat penting adanya sejumlah langkah yang bisa dilakukan guna mengendalikan situasi ini.
Terkait dengan kondisi ini, KKI Warsi dan Society of Indonesian Science Jurnalist (SISJ) menyelenggarakan webinar dengan Tema: Masyarakat Adat Dalam Putaran Isu Perubahan Iklim.
Simak diskusinya melalui zoom.
Meeting ID : 859 4073 9904
Passcode : 627006
Registrasi : bit.ly/MAIklim atau scan code di pamflet
KKI Warsi
Konservasi Bersama Masyarakat
#OrangRimba #perubahaniklim #penyakitorangrimba #KKIWarsi #Warsi #Jambi #EventJambi #acarajambi
Back to All Events